Blog Maswahyu

24 Maret 2007

Aquarius 16…

Diarsipkan di bawah: 1 — maswahyu @ 6:17 am

Di Jalan Tubagus Ismail, Gang Aquarius no 16, terdapat rumah 2 tingkat :

Rumah Kamarku

Profil penghuni penghuninya :

Aquarius 16

Dari kiri ke kanan :

1. Surya Ardhy (AR’03)

Hobinya gambar, tak salah lah kalau dia masukTeknik Arsitektur ITB… Kadang bisa nglucu, tak jarang pula bisa serius banget… Cukup sering dapat proyek, mulai dari bikin maket sampai desain tata letak bangunan…

2. Herdhi Hermawan (TI’04)

Udah kuliah di Teknik Elektro UGM selama 1 tahun, tapi gak betah di sana akhirnya pindah ke Teknik Industri ITB… Hobinya nonton TV pakai TV tunner, cukup sering terlihat di rumah ini kala siang hari…

3. Aulia Rahma Amin (IF’03)

Sempat terdaftar kurang lebih 2 bulan di Teknik Elektro UGM melalui jalur UM UGM 2003, tapi akhirnya lebih memilih Teknik Informatika ITB melalui jalur SPMB… Jarang terlihat di luar kamar, lebih sering di dalam kamarnya… Ya, mungkin karena di IF banyak tugas jadinya jarang keluar kamar… Terdaftar sebagai admin di LAPI ITB…

4. Ario Panggi Pramono Jati (EL’03)

Paling banyak omong di antara semua anggota keluarga, sering ngelucu juga, gak ada dia rumah gak rame lah… Sekarang sedang dapat proyek pembangunan jaringan listrik di kota Medan beserta 2 orang teman EL lainnya…

5. -

6. Yan Syafri Hidayat (EL’03)

Gak ada di foto… Tergolong cerdas, dan suka ngoprek IC jadinya dia masuk subjur Elektronika… Bersama 2 orang temannya dia mendapatkan peringkat 2 dalam LSI Design Contest di Okinawa, Jepang… Paling alim di antara semua penghuni, aktivis masjid sekitar rumah…

7. Tri Wahyu Nugroho (EL’03)

Gak ada di foto juga, lha dia yang moto… Sempat terdaftar di Teknik Industri UGM selama kurang lebih 2 bulan, tapi akhirnya lebih memilih Teknik Elektro ITB melalui jalur SPMB… Partner setia penghuni nomer 5 dalam membahas topik Nikah, dan partner setia penghuni nomer 4 dalam menjalani perkuliahan di subjur Power Teknik Elektro… Ini nih fotonya :

Fotoku

Pendiam, pemalu, dan penakut mungkin menjadi karakter yang menonjol dalam dirinya… Meskipun begitu, jangan ragukan kejujuran, kebaikan, dan kesetiaannya… Kalau ingin ketemu dia di rumah ini jangan di siang atau sore hari, bakal jarang bisa ditemui soalnya ba’da Maghrib atau Isya baru pulang ke rumah… Ya, mungkin karena kecintaannya dengan kampus (tepatnya kuliah & internet) dia bakalan susah ditemui di siang hari…

Ingin tahu lebih jauh tentang mereka ? Hubungi aja nomer rumah mereka : (022) 2510927 n_n

Kisah Cinta…

Diarsipkan di bawah: Tak Berkategori — maswahyu @ 2:02 am

Beberapa minggu lalu saat kampanye capres KM ITB 2007, ada salah satu tim sukses yang memberi saya sebuah buletin mengenai profil seorang capres… Di situ dikisahkan mengenai kehidupannya mulai dari kecil, SMP, SMA, hingga sekarang kuliah di ITB… Yang bikin saya ngakak & senyum2 adalah artikel tentang kisah cintanya saat SMP dan SMA dulu… Ck ck ck… PD banget lah, sampai2 kisah cintanya ditampilin di buletin yang disebar ke massa kampus ITB… Gimana cinta pertamanya di SMP yang kandas karena yang disukainya dah punya cowok, trus cinta keduanya di SMA yang ternyata gak bertepuk sebelah tangan, namun akhirnya harus diakhiri karena ada prinsip yang gak bisa ditinggalkan…

Jadi pingin cerita juga kisah cinta masa “rusuh” dulu… n_n

1. Masa TK

Ketertarikan dengan lawan jenis belum ada… n_n

2. Masa SD

Wah, dah lupa kapan mulai tertarik dengan lawan jenis… Mmm… mungkin kelas 4 atau 5 SD, dan itu tertariknya sama saingan saya dalam memperoleh rangking pertama di kelas… Teman seangkatan saya pas SD gak nyampai 30 orang, jadinya cuma ada satu kelas aja… Ya, begitulah… gak tahu awalnya mulai dari mana… Mungkin karena dia pinter & keren, juga “jodoh2an” yang dulu cukup ngetren saat saya masih SD (namanya mirip nama saya, inisial = TWN), akhirnya mulailah saya tertarik dengan dia… Selama 2 atau 3 tahun menjalani masa SD saya gak ungkapkan ketertarikan saya dengan dia, sampai sekarang… Selain karena perbedaan keyakinan, juga karena ada murid baru berinisial S yang masuk kelas 4 yang dikabarkan dekat dengan dia…

Jadi keingetan, dulu sempat jadi “idola” juga bagi teman2 saya… n_n Ada beberapa orang yang katanya suka saya, mungkin ada 4 orang… Si H, S, P, dan I… Kalau si H dan I gak tahu kabarnya sekarang, tapi kabar terakhir yang saya dengar si P dah menikah dan punya 1 anak, sedangkan si S sedang hamil tua, mungkin sekarang dah lahir anak pertamanya… Si H, S, dan I relatif adem2 aja saat coba mendekati saya, tapi si P cukup agresif, malah nyuruh temannya untuk bilangin bahwa dia ingin menjalin hubungan serius dengan saya… n_n Dengan halus saya tolak, soalnya waktu itu emang saya cuma suka si TWN aja… n_n

3. Masa SMP

Bisa dibilang saya gak tertarik dengan seorang pun di SMP, hanya saja waktu kelas 3 sempat juga kepikiran dengan seseorang berinisial A, itupun karena dulu waktu acara karyawisata SMP ke Bali duduknya sebelahan (“witing tresno jalaran seko kulino = awalnya suka karena terbiasa”)
Sempat juga disukai beberapa orang, itu menurut info teman saya… n_n Kelas 1 disukai S, saingan saya untuk memperebutkan rangking 1 di kelas… Kelas 2 itu si U dan si A… Si U dan A ini cukup agresif, tidak seperti S yang bahkan sampai sekarang saya belum pernah ngobrol sekalipun dengan dia… Si A tiba2 aja nyuruh temannya bilang kalau dia suka saya… Terang aja saya gak terima, lha saya memang belum tahu orangnya yang mana & gak kenal… Si U paling2 minta alamat saya lewat bantuan temannya, dan juga nomer telepon saya… Berhubung rumah saya di desa & gak nyambung telepon, ya udah saya cuma kasih alamat saya aja… Karena dia gak pernah bilang kalau ingin menjalin hubungan serius dengan saya ya udah, saya diemin aja sampai berakhirnya masa studi saya di SMP… Gak tahu tuh mereka sekarang di mana… Belajar dari pengalaman waktu SD hingga SMP, suatu waktu mungkin saya bakalan tertarik dengan orang lain bila saya lulus nanti… Makanya saya juga diam aja saat saya tertarik dengan si A waktu SMP…

4. Masa SMA

Hanya satu nama yang ada di pikiran saya, yaitu si I… Sempat juga sih kepikiran beberapa nama lain, tapi semuanya tertutupi pengaruhnya oleh si I ini… Mungkin sejak kelas 1 pertengahan saya suka, hingga awal2 TPB di ITB… Rekor lah, sekitar 3 tahunan… Pasca TPB dah gak tertarik dia sama sekali, karena memang dah jarang interaksi & banyak kesibukan di kuliah, jadinya pikirannya gak ke dia lagi… Kalau dilihat dari sikap beberapa teman ke saya, tampaknya ada 2 orang yang suka saya waktu SMA, si F dan si D… Gak tahu ini keGRan atau nggak, yang jelas ada aja yang mereka perbuat biar dekat atau ngobrol dengan saya… Minta bantuan ngerjain soal lah, duduk deketan saya lah, de el el… Sempat juga mereka ngasih kado saya sepasang kaos kaki menjelang ultah saya karena mereka melihat kaos kaki yang biasa saya pakai sudah tampak rusak…

5. Masa Kuliah

Untuk masa kuliah ini saya gak saya bahas lah… Mungkin ntar sehabis melewati masa kuliah ini, biar bisa lebih leluasa nulisnya… n_n

Gak tahu juga nih ntar bakalan sama siapa… Kalau pesen dari mbak saya sih saya disuruh nyari orang Jawa aja… Rasis banget ya… n_n Kalau dari bapak ibu sih bebasin saya nikah dengan suku mana aja, asalkan dia mau menerima saya apa adanya, penurut, gak banyak menuntut, gak manja, mau diajak susah, ortu gak masalah… Kalau kriteria saya sih salihah, pintar, dan menenangkan hati bila dipandang… Kriteria2 lain sih optional aja… n_n Mereka berpesan juga kalau saya kerja dulu & berpenghasilan, baru nikah… Ya, berarti mungkin paling cepat tahun depan waktu bagi saya untuk menggenapkan separuh agama… n_n

Ya, sangatlah arogan bila saya menginginkan seseorang sallihah tapi saya sendiri gak memperbaiki diri… “…dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki- laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula)… (An Nuur : 26)” Seru lah kalau kita gak tahu jodoh kita siapa… Dengan begitu kita terdorong untuk terus mencarinya… Berkelana mencari seseorang yang menggetarkan hati kita, yang belum tentu jodoh kita… Mencoba mengungkapkan hati kita ke seseorang tersebut, yang meskipun diterima pun bisa aja kandas nantinya karena dia memang bukan jodoh kita… Sebuah “olahraga hati” yang begitu indah… Kalau di Novel Ayat Ayat Cinta sih disebutnya “Love is a sweet torment” – “Cinta adalah siksaan yang manis”, meskipun menyiksa tapi kadang membuat hati kita tersenyum… Kadang gelisah, deg2an, dan tersenyum2 sendiri, tak jarang pula kita meneteskan air mata…

Wah… dah panjang banget… Udah aja lah… Say no to pacaran ! n_n

Jadi Bos…

Diarsipkan di bawah: Tak Berkategori — maswahyu @ 12:18 am

Jadi bos ternyata lebih enak daripada pekerja… Mungkin itu yang bikin saya berniat untuk menjadi pengusaha kelak, setelah beberapa tahun (mungkin) menjadi pekerja di sebuah perusahaan…

Gak usah jauh2 sih contohnya… Beberapa waktu lalu saya merasakan manisnya menjadi “bos” dibanding pekerja… Ceritanya begini, sekitar akhir 2005 ada tawaran untuk mengerjakan proyek abstraksi TA FTI ITB 2005 mulai dari Buku Abstraksi TA, CD, dan Web Abstraksi TA yang dikerjakan oleh mahasiswa FTI (dulu EL belum pisah dari FTI). Koordinator umumnya Helen (IF’03), dan saya menjadi koordinator (saya sebut “bos” n_n) tim Web Abstraksi. Tim web cuma ada dua orang, saya sendiri sebagai bosnya dan 1 orang lainnya adalah Robbi (IF’04). Sang “bos” kerjanya cuma ikut rapat koordinasi, bikin timeline pengerjaan web, dan nyuruh2 aja, sedangkan yang satunya lagi bikin pemrograman PHP web dan semacamnya… Tentu saja, kalau dari segi kerja jelas si bos cuma berperan sangat sedikit… n_n

Web Abstraksi TA FTI ITB

Alhamdulillah, beberapa minggu lalu akhirnya saya dapat upah dari menjadi “bos” proyek web abstraksi, berupa 1 buah flashdisk 512 MB, sedangkan teman setim saya dapat flashdisk 256 MB… Sebenarnya dulu harusnya dapat uang sekitar 300an ribu untuk si “bos”, dan teman saya setim dapat 200an ribu… Karena ini dikerjakan mahasiswa pihak FTI lebih milih beliin flashdisk aja, dan dah dibeli setahunan lalu… Flashdisk 512 MB & 256 MB memang cukup mahal kalau dulu, kalau sekarang dah jauh turun harganya… Proyek ini sempat terhenti karena bermasalah di pembuatan buku, bahkan sampai setahun lebih… Karena itu flashdisknya baru dikasih beberapa waktu lalu setelah proyek buku selesai…

Kalau dikonversi dengan harga flashdisk sekarang, bisa aja saya mendapat 3 buah flashdisk berkapasitas 1 GB, karena saya lihat di BEC harga flashdisk 1 GB aja sekitar 100an ribu… Tapi gak papa lah, dah untung saya dapat flashdisk ini… 512 MB cukup lah buat download2 serial atau film2 berukuran sedang di ftp2 di sini… Lagian kerja saya juga cuma nyuruh2 aja, gak begitu repot… Yang pasti saya makin yakin untuk tidak menjadi pekerja kelak, tetapi menjadi seorang “bos” n_n

Blog pada WordPress.com.