Judul ini sering saya pakai dalam form isian asal daerah atau alamat di pendaftaran forum online…
Ya, KA Ekonomi Kahuripan sudah menjadi transportasi utama bila balik ke kampung halaman…
Gak ada alasan lain selain satu kata : Murah ! n_n
Beda jauh lah dengan transportasi lain seperti KA Bisnis yang tiketnya berharga 90an ribu, atau Bis yang gak beda jauh harganya dengan KA Bisnis itu…
Terakhir pulang kampung pakai KA Ekonomi Kahuripan beberapa hari lalu, sewaktu ada libur di hari Jumat… Gila, perjalanan pulang paling parah lah sepanjang saya naik KA Ekonomi Kahuripan ini…
Dari rumah naik angkot Sadang Serang – Stasiun Hall, trus naik angkot Caheum – Binong, turun di Stasiun Kiara Condong… Nyampai stasiun kira kira jam setengah 7 malem, dah banyak orang yang ngantri beli tiket… Tiba giliran saya di loket, ternyata karcis tempat duduk dah habis, tinggal tiket berdiri… ya udah… terima aja…
Jam setengah 8nan malam kereta datang dari Padalarang, dah tampak penuh sesak dengan orang2 yang ingin pulang kampung… Perjuangan cukup berat untuk masuk ke gerbong KA… Bener2 parah banget lah… Sekitar jam 8nan kereta berangkat, tampak berpuluh puluh orang masih memenuhi jalan di tengah2 gerbong…
Dengan susah payah nyoba pindah ke gerbong belakang, ternyata kondisinya sama aja, penuh sesak dengan penumpang… Ya udah, akhirnya berhenti di ujung gerbong, dekat dengan toilet… Mending kalau dapat tempat duduk di lantai gerbong, ini dah parah banget, mau jongkok aja gak bisa… Ya udah, sekitar 10 jam perjalanan akhirnya berdiri terus sambil bersandar di dinding gerbong, dengan aroma pesing yang kadang2 tercium… T_T
Kurang lebih satu jam sebelum sampai stasiun Lempuyangan Jogja baru bisa duduk, itu karena beberapa penumpang dah turun di sekitar Kebumen, Purworejo, dan sekitarnya…
Sekitar jam 7 pagi alhamdulillah sampai juga dengan selamat di Jogja, menyisakan pegel2 dan nyeri di kaki akibat berdiri lama, juga bau keringat yang telah mengering di jumper yang saya pakai… Sampai rumah langsung tepar, tidur karena kecapekan…
Kenangan bersama KA Ekonomi Kahuripan, gak bakalan terlupakan…